Popular Posts

Orang berpenampilan teraneh di dunia

Sabtu, 20 November 2010

1 Stalking Cat

Dennis Avner modifikasi tubuh yang terdiri dari tattoos, silicon implants dimuka , pointed teeth (taring), surgically pointed ears (kuping lancip), piercings, attachable whiskers, claws, a bifurcated top lip (bibir dibelah) and even an animatronic tiger�s tail (dan ada ekor elektronik)

2. Lucky Diamond Rich

Mempunyai tato lebih banyak dari Leopard Man (no 10) dan dia bisa menelan

3. The Lizardman

Eric Sprague, lahir tahun 1972
merupakan salah satu orang pertama yg membuat lidah bercabang.
hampir seluruh tubuhnya berwarna hijau.
dan di seluruh tubuhnya ditanam implan yg membuat kulitnya bersisik seperti kadal

4. Pauly Unstoppable

Lidah bercabang, lobang hidung terbesar di barat, codet di pipi, beberapa implan di kepala.

5. Kala Kaiwi


67 piercings dan 75 % badannya di tatto
mempunyai studio modifikasi tubuh di hawai.
lubang hidungnya dibesarkan 4 inchi untuk memasukan anting tersebut
dan beberapa silikon implan untuk bikin tanduk.

6. Elaine Davidson

kelahiran brazil
Elaine mempunyai beberapa tato , 2500 piercings internal dan external, 500 disekitar alat kelamin (vagina) Total berat yg dibawanya karena piercing itu adalah 3Kg

7. The Illustrated Lady


Julia Gnuse (aka the illustrated lady)
Dia lahir dengan cacat pada kulit nya, karena itu, untuk menutupi cacat tersebut ia men tato dirinya full body

8. Rick Genest


9. Etienne Dumont

Etienne dumont
kritikus seni dan kultur di geneva
Tanduk dikepalanya adah implant silikon asli

10. The Leopard Man

Tom leppard
Full tatto
Read Post | komentar

Li Chung Yun, Manusia Yang Berumur 256 Tahun



"Jagalah agar hatimu tetap tenang, duduklah seperti kura-kura, berjalanlah dengan riang seperti merpati dan tidurlah seperti seekor anjing." Itulah kalimat nasehat yang diberikan oleh Li Chung Yun ketika seorang kepala suku bernama Wu Pu Fei mengundangnya ke rumah dan menanyakan rahasia umur panjang. Li Chung Yun meninggal pada tanggal 6 Mei 1933. Saat itu usianya 256 tahun.

Mr Li tinggal di propinsi Sichuan di Cina dimana umur panjang melambangkan kebesaran seseorang. Pada saat usianya 10 tahun, ia sudah berkelana ke Kansu, Shansi, Tibet, Annam, Siam dan Manchuria untuk mengumpulkan tanaman obat. Ia terus mengumpulkan tanaman obat hingga berumur 100 tahun.
Beberapa sumber mengatakan bahwa Mr.Li telah menguburkan 23 Istri dan pada saat meninggalnya ia hidup bersama istri ke 24. Dari ke-24 istrinya, Li memiliki anak cucu hingga 11 generasi dan berjumlah sekitar 200 orang. Ia memiliki kuku yang panjang sekitar 6 inci. Walapun usianya sudah 200 tahun lebih, namun dalam pandangan orang-orang ia kelihatan seperti seseorang yang berusia 60 tahun-an.
Menurut Mr. Li, ia lahir tahun 1736. Namun pada tahun 1930, seorang profesor dari departemen pendidikan universitas Chengdu yang bernama Wu Chung Chieh menemukan sebuah catatan dari kerajaan Cina yang memberikan ucapan selamat kepada Li Ching Yun atas ulang tahunnya yang ke-150 tahun. Ucapan selamat itu diberikan pada tahun 1827. Apabila pada tahun 1827 ia berulang tahun ke-150, maka itu berarti catatan kerajaan menunjukkan bahwa Mr. Li lahir pada tahun 1677 dan saat meninggal di tahun 1933, ia berumur 256 tahun.

Pada saat kematiannya, ucapan dukacita untuk Mr.Li dipublikasikan oleh media-media ternama dunia, termasuk The New York Times dan Times Magazine.

Apakah Li lahir tahun 1677 atau 1736 seperti pengakuannya ? Apabila ia lahir tahun 1736 sesuai pengakuannya, berarti ia meninggal pada usia 197 tahun, jauh lebih lama dibandingkan dengan orang tertua yang pernah tercatat yaitu Jeanne Louise Calment dari Perancis yang meninggal pada tahun 1997 di usia 122 tahun 164 hari. Sebelumnya, di Cina juga pernah tercatat adanya seorang yang bernama Chen Jun yang dipercaya meninggal pada usia 443 tahun.

Selama hidupnya, Mr Li dikenal sebagai seorang Herbalis dan ahli kungfu. Pada tahun 1749 ketika ia berumur 71 tahun, ia pindah ke kota Kai Xian untuk bergabung dengan pasukan Cina sebagai pelatih kungfu dan penasehat militer.

Kisah hidupnya kemudian mengalir seperti sebuah kisah dari film-film silat yang kita tonton. Salah seorang murid Mr. Li, yaitu Master Tai Chi bernama Da Liu menceritakan kisah ini. Pada saat Mr. Li berusia 130 tahun, ia berjumpa dengan seorang pertapa di sebuah gunung yang kemudian mengajarinya Jiulong Baguazhang (sembilan naga delapan diagram telapak tangan) dan Qigong (tenaga dalam) dengan instruksi pernapasan khusus, pergerakan dan cara mengkordinasikannya dengan suara spesifik serta rekomendasi makanan. Da Liu mengatakan bahwa Mr.Li dapat memiliki umur panjang karena ia secara teratur melakukan latihan-latihan tersebut setiap hari, secara teratur, dengan benar dan dengan tulus selama 120 tahun. Sampai saat ini, para praktisi Jiulong Baguazhang modern mengakui bahwa pengetahuan yang mereka peroleh berasal langsung dari Mr. Li.
Pada tahun 1933, ia meninggal dunia. Mr li pernah berkata kepada seorang sahabat,"Aku telah menyelesaikan semua hal yang harus diselesaikan di dunia ini, sekarang aku akan pulang." Li Chung Yun meninggal tidak lama setelah itu. Dan sejak itu muncullah Legenda Li Chung Yun, Manusia yang berumur 256 tahun.
Read Post | komentar (2)

Manusia Dengan Tubuh Istimewa, langka dan paling mangagumkan di dunia

Cathie Jung, wanita dengan pinggang terkecil di dunia
Sungguh ini bukan merupakan karya olahan PhotoShop, namun ini benar benar kenyataan dimana Cathie Jung memiliki ukuran pinggang hanya 15 Inchi (28 cm), sehingga dia menyandang julukan sebagai Ratu Corset bahkan rekor inipun akhirnya dimasukan pada Guiness Book of The Records sebagai pemegang rekor untuk pinggang terkecil.
Wanita berusia 70 tahun ini memiliki pinggang teramping alias terkecil di dunia

Kehebatan lainnya dari Jung adalah mampu keluar dari tas koper setelah melipat diri di dalamnya hanya dalam waktu yang sangat singkat yaitu 13 detik sangat lentur sekali tubuhnya.
Tubuhnya super lentur hingga membuatnya bisa dimasukan dalam koper


Lui Hua : Tangan Terbesar –Panjang Jempol Kirinya 10, 2 Inchi


Berasal dari Cina, Lui Hua menderita kelainan yang lebih dikenal dengan sebutan Macrodactyly, sebenarnya kondisi tersebut sudah lumayan berkurang karena sebelumnya Lui sempat menjalani beberapa operasi bedah untuk meringankan beban besar jarinya, dan kedepan masih ada beberapa kemungkinan dilangsungkan beberapa operasi lagi di Rumah Sakit di kota Shanghai.
Total berat tangan kirinya yaitu 10 Kg

Annika Irmler : Lidah Terpanjang


Annika Irmler adalah seorang siswi dari Jerman, dengan lidahnya yang lebih panjang dari rata-rata panjang lidah manusia normal dirinya berhasil mencatatkan di Guiness Book Of The Record, ketika usianya 12 tahun Annika yang berasal dari Tangstedt, dekat Hamburg Jerman ini mampu menjilat bagian terbawah dari sisa Es Krim yang pembungusnya berbentuk seperti terompet itu sedang teman-temannya harus mengorek ngrek sisa Es Krim tadi menggunakan jari mereka.
Lidah nya sangat panjang menjulur keluar

Lee Redmond : Jari Kuku Terpanjang, Sempat Rusak Karena Kecelakaan Mobil


Seorang wanita dari negara bagian Utah Amerika Serikat yang belum pernah memotong kuku di jarinya sejak tahun 1979, selalu merawatnya dengan manicure dengan total panjang 8, 65 meter dan sempat tercatat di Buku Rekor Dunia, Guiness Book of The Record sebagai pemilih kuku jari tangan terlama, sayangnya pada bulan Februari tahun ini sebuah kecelakaan tabrakan mobil yang dialaminya membuat rusak dan patah kuku-kukunya yang istimewa ini.
Kukunya sungguh panjang, wah repot ya kalo buat kerja

Radhakant Baijpai : Rambut Di Telinga Terpanjang (13 cm lebih)


Pria penjual makanan yang berasal dari India ini memiliki keinginan untuk menjadi orang dengan rambut yang berada ditelinga terpanjang, dan akhirnya Buku Rekor Dunia pun mencatatkannya tahun 2003 sepanjang 13,2 cm tetapi itupun tidak serta merta membuatnya berpuas diri, dirinya terus merawat rambut di telinganya itu, dan tidak heran bila kini dirinya bersiap siap untuk memperbaharui catatan rekornya di buku Guiness Book dengan panjang 25 cm sungguh panjang bukan?
Telinganya di tumbuhi rambut yang sangat panjang

Svetlana Pankratova : Kaki Terpanjang di Dunia


Panjang kakinya sampai 132 cm sehingga total tinggi badannya sec 1ara keseluruhan hingga 196 cm, bukan saja kakinya yang tinggi namun ukuran sepatunyapun termasuk sangat besar untuk ukuran normal, Pankratova memiliki ukuran sepatu sebesar 46 (size Eropah) atau 13 (size Amerika) pernah menjadi pemain basket di Amerika tahun 1992 hingga 1995 dan tahun 2008, dirinya sempat hadir di Trafalgar Square London ketika dipertemukan dengan Pingping yang berpredikat sebagai orang terkecil di dunia ketika mereka berdua mempromosikan edisi terbaru dari buku Guiness Book tahun 2009.
Ketika bertemu Pingping manusia terpendek

Mehmet Ozyurek : Ukuran Hidung Terpanjang


Lahir di Turki tahun 1949 , telah dikukuhkan menjadi manusia dengan hidung terpanjang di dunia dengan rekor tercatat 8, 8 cm, rekor ini sendiri dicatat pada tanggal 6 juli 2007 sampai saat ini Mehmet tinggal di Artvin Turki
Hidung paling mancung dan panjang sedunia

Devendra Harne dan Pranamya Menaria: Manusia Dengan Jumlah Jari Terbanyak (25 jari)

Keduanya berasal dari India, mereka berdua sama sama memiliki 25 jumlah jari baik tangan maupun kaki yaitu 12 tangan dan 13 kaki yang sebetulnya kondisi ini diakibatkan oleh gejala medis yang disebut dengan Polydactylism.
Jumlah jarinya lebih banyak dari jumlah normal

Frank Ames : Pemilik Alis Mata Terpanjang


Frank berasal dari Saranac New York, bulu alisnya memiliki panjang diluar kewajaran yaitu 9,6 cm ketika rekornya tercatat di buku Guiness Book tahun 2003, dirinya sendiri mengaku tidak begitu faham mengapa kondisi seperti itu bisa dia alami.
Alis Matanya sangat panjang rambutnya

Vivian Wheeler : Wanita Langka Yang Memiliki Jenggot


Sekilas kalau Anda melihat penampilannya maka tidak sedikitpun Anda terpikir dirinya adalah sosok wanita tulen, karena Vivian asli Illinois Amerika Serikat memiliki Jenggot lebat selayaknya seorang pria dewasa, dan kondisi ini dialamainya sejak kanak-kanak. Sejak usia 7 tahun ayahnya sudah berusaha keras untuk mencukur jenggot yang tumbuh di dagu Vivian, namun selalu saja tumbuh lagi.

Wanita ini sekilas dipandang mirip pria karena jenggatnya yang lebat

Kita diciptakan dengan kejadian yang paling sempurna oleh Yang Maha Pencipta, marilah bersama kita bersyukur menyikapi kondisi kita apapun keadaannya
Read Post | komentar

Manusia terpintar di dunia, yang terlupakan


Siapakah manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia? Da Vinci? John Stuart Mills? Atau Albert Einstein seperti yang selama ini diperkirakan orang? Ketiganya memang dianggap jenius-jenius besar yang telah memberikan banyak pengaruh terhadap bidangnya masing-masing. Tapi gelar manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia rasanya tetap layak diberikan kepada William James Sidis. Siapakah ia? Mengapa namanya tenggelam dan kurang dikenal walau angka IQnya mencapai kisaran 250–-300?..

Keajaiban Sidis diawali ketika dia bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok pada usia 8 bulan. Pada usia belum genap 2 tahun, Sidis sudah menjadikan New York Times sebagai teman sarapan paginya. Semenjak saat itu namanya menjadi langganan headline surat kabar : menulis beberapa buku sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy dan astronomy. Pada usia 11 tahun Sidis diterima di Universitas Harvard sebagai murid termuda. Harvardpun kemudian terpesona dengan kejeniusannya ketika Sidis memberikan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika.
Lebih dasyat lagi : Sidis mengerti 200 jenis bahasa di dunia dan bisa menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. Ia bisa mempelajari sebuah bahasa secara keseluruhan dalam sehari !!!! Keberhasilan William Sidis adalah keberhasilan sang Ayah, Boris Sidis yang seorang Psikolog handal berdarah Yahudi. Boris sendiri juga seorang lulusan Harvard, murid psikolog ternama William James (Demikian ia kemudian memberi nama pada anaknya) Boris memang menjadikan anaknya sebagai contoh untuk sebuah model pendidikan baru sekaligus menyerang sistem pendidikan konvensional yang dituduhnya telah menjadi biang keladi kejahatan, kriminalitas dan penyakit. Siapa yang sangka William Sidis kemudian meninggal pada usia yang tergolong muda, 46 tahun - sebuah saat dimana semestinya seorang ilmuwan berada dalam masa produktifnya. Sidis meninggal dalam keadaan menganggur, terasing dan amat miskin. Ironis. Orang kemudian menilai bahwa kehidupan Sidis tidaklah bahagia. Popularitas dan kehebatannya pada bidang matematika membuatnya tersiksa. Beberapa tahun sebelum ia meninggal, Sidis memang sempat mengatakan kepada pers bahwa ia membenci matematika - sesuatu yang selama ini telah melambungkan namanya. Dalam kehidupan sosial, Sidis hanya sedikit memiliki teman. Bahkan ia juga sering diasingkan oleh rekan sekampus. Tidak juga pernah memiliki seorang pacar ataupun istri. Gelar sarjananya tidak pernah selesai, ditinggal begitu saja. Ia kemudian memutuskan hubungan dengan keluarganya, mengembara dalam kerahasiaan, bekerja dengan gaji seadanya, mengasingkan diri. Ia berlari jauh dari kejayaan masa kecilnya yang sebenarnya adalah proyeksi sang ayah. Ia menyadarinya bahwa hidupnya adalah hasil pemolaan orang lain. Namun, kesadaran memang sering datang terlambat.

Mengharukan memang usaha Sidis. Ada keinginan kuat untuk lari dari pengaruh sang Ayah, untuk menjadi diri sendiri. Walau untuk itu Sidis tidak kuasa. Pers dan publik terlanjur menjadikan Sidis sebagai sebuah berita. Kemanapun Sidis bersembunyi, pers pasti bisa mencium. Sidis tidak bisa melepaskan pengaruh sang ayah begitu saja. Sudah terlanjur tertanam sebagai sebuah bom waktu, yang kemudian meledakkan dirinya sendiri.
Read Post | komentar

Tukang becak termulia di dunia

kisah Bai Fang Li ini saya harap menjadi pelajaran hidup bagi kita semua untuk saling membantu sesama kita yang kesusahan, walaupun hidup serba pas-pasan tetapi tetap membantu orang tanpa pamrih




Tak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang orang karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bai Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan uang. Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada.
Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak. Hidupnya sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya tinggi. Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang bersedia menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin, China.

Ia hampir tak pernah beli makanan karena makanan ia dapatkan dengan cara memulung. Begitupun pakaiannya. Apakah hasil membecaknya tak cukup untuk membeli makanan dan pakaian? Pendapatannya cukup memadai dan sebenarnya bisa membuatnya hidup lebih layak. Namun ia lebih memilih menggunakan uang hasil jerih payahnya untuk menyumbang yayasan yatim piatu yang mengasuh 300-an anak tak mampu.

Tersentuh


Bai Fang Li mulai tersentuh untuk menyumbang yayasan itu ketika usianya menginjak 74 tahun. Saat itu ia tak sengaja melihat seorang anak usia 6 tahunan yang sedang menawarkan jasa untuk membantu ibu-ibu mengangkat belanjaannya di pasar. Usai mengangkat barang belanjaan, ia mendapat upah dari para ibu yang tertolong jasanya.

Namun yang membuat Bai Fang Li heran, si anak memungut makanan di tempat sampah untuk makannya. Padahal ia bisa membeli makanan layak untuk mengisi perutnya. Ketika ia tanya, ternyata si anak tak mau mengganggu uang hasil jerih payahnya itu untuk membeli makan. Ia gunakan uang itu untuk makan kedua adiknya yang berusia 3 dan 4 tahun di gubuk di mana mereka tinggal. Mereka hidup bertiga sebagai pemulung dan orangtuanya entah di mana.

Bai Fang Li yang berkesempatan mengantar anak itu ke tempat tinggalnya tersentuh. Setelah itu ia membawa ketiga anak itu ke yayasan yatim piatu di mana di sana ada ratusan anak yang diasuh. Sejak itu Bai Fang Li mengikuti cara si anak, tak menggunakan uang hasil mengayuh becaknya untuk kehidupan sehari-hari melainkan disumbangkan untuk yayasan yatim piatu tersebut.

Tak Menuntut Apapun


Bai Fang Li memulai menyumbang yayasan itu pada tahun 1986. Ia tak pernah menuntut apa-apa dari yayasan tersebut. Ia tak tahu pula siapa saja anak yang mendapatkan manfaat dari uang sumbangannya. Pada tahun 2001 usianya mencapai 91 tahun. Ia datang ke yayasan itu dengan ringkih. Ia bilang pada pengurus yayasan kalau ia sudah tak sanggup lagi mengayuh becak karena kesehatannya memburuk. Saat itu ia membawa sumbangan terakhir sebanyak 500 yuan atau setara dengan Rp 675.000.



Dengan uang sumbangan terakhir itu, total ia sudah menyumbang 350.000 yuan atau setara dengan Rp 472,5 juta. Anaknya, Bai Jin Feng, baru tahu kalau selama ini ayahnya menyumbang ke yayasan tersebut. Tahun 2005, Bai Fang Li meninggal setelah terserang sakit kanker paru-paru.

Melihat semangatnya untuk menyumbang, Bai Fang Li memang orang yang luar biasa. Ia hidup tanpa pamrih dengan menolong anak-anak yang tak beruntung. Meski hidup dari mengayuh becak (jika diukur jarak mengayuh becaknya sama dengan 18 kali keliling bumi), ia punya kepedulian yang tinggi yang tak terperikan.
Read Post | komentar

Bull Frog, Katak predator raksasa dari benua Afrika

Seekor tikus menemui ajal ketika melintasi jalur keserakahan Bull Frog Afrika. Hewan raksasa berbintik hijau ini memiliki kebiasaan memangsa hewan besar, bahkan hewan pengerat sekalipun juga menjadi sasarannya.
 
Karnivora ampibi ini memiliki temperamen agresif, dapat melompat hingga 12 kaki dan memiliki gigi seperti proyeksi yang disebut odontoids, yang dikatakan seperti pecahan kaca ketika hewan buas ini menyobek dengan menutup rahang mereka. Petugas kebun binatang Newquay Zoo, Dan Garrick adalah pakar dalam memberi makan katak serakah ini. "Hewan ini merupakan kelompok predator kodok raksasa yang hanya diam dan menunggu mangsanya melintas," ujar Dan. 
 
Dengan dipancing oleh gerakan, kodok ini akan dengan cepat menyerang mangsanya yang melintas, termasuk tikus. Tikus akan mati lemas bahkan sebelum sampai pada pencernaannya.Jika mangsa terlalu besar, kodok ini kembali memuntahkannya dan menunggu mangsa berikutnya. Meskipun ia memiliki kebiasaan makan yang buruk mereka adalah orang tua yang setia dan akan menjaga telur dan kecebong mereka dari predator.
 
Mereka bahkan menggali kolam untuk memastikan anak-anak mereka tidak kekeringan. Kodok raksasa Afrika atau yang dalam bahasa latin disebut Pyxicephalus Adspersus, biasanya memangsa serangga, tikus, burung, bahkan diketahui juga menjadi kanibal dengan mamangsa katak lainnya.

Seekor kodok jenis ini beratnya dapat mencapai dua kilogram, dengan panjang 24 cm dan tumbuh dari kokon kedap air untuk menghindari diri dari kekeringan akibat sinar matahari Afrika yang tak mengenal ampun. Kodok Afrika dapat ditemukan di Afrika bagian selatan, tengah dan timur. Dan yang ukurannya paling besar dapat dijumpai di Kamerun.






Read Post | komentar
 
© Copyright Detektif Anda 2011