Selasa, 10 Mei 2011

Hukum Truk Sampah

Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami
melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba
sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di
depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil
berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

http://files.japanizmo.com/2008/08/img_taxi.jpg

Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya &mulai
menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang
orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat.
Maka saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak
mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!" Saat itulah
saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian
sebut "Hukum Truk Sampah".

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka
berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan,
kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka
membutuhkan tempat untuk membuangnya, & seringkali mereka membuangnya
kepada anda. Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan,
berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.

Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada
orang lain yang anda temui, di tempat kerja, di
rumah atau dalam perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah
orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari
mereka dengan merusak suasana hati.

Hidup ini terlalu singkat untuk bangun di pagi hari dengan
penyesalan, maka:
Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah
bagi yang tidak.
Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90%
tentang bagaimana kamu menghadapinya.

sumber
Share on :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright Detektif Anda 2011