Selasa, 22 Maret 2011

Seperti inilah cara beroperasinya situs Porno


Jakarta- Jika ingin mengetahui bagaimana industri porno online bekerja, maka harus menjadi bagian dari industri itu. Dan itulah yang dilakukan 5 peneliti sekuriti dari 3 universitas di AS.

Peneliti The Technical University of Vienna, Sophia Antipolis dan UC Santa Barbara mempresentasikan tulisan mereka di The Ninth Workshop on the Economics of Information Security di Harvard University.

Untuk mendapatkan hasil, mereka membuat situs dewasa sendiri dan menemukan 43% klik yang mengunjungi situs dewasa mereka adalah dari pengguna yang memiliki browser rentan eksploitasi baik melalui Adobe Flash atau dokumen Microsoft Office.

Pemimpin peneliti Gilbert Wondracek dan koleganya menghabiskan total US$160 (Rp 1,5 juta) untuk memperoleh 47 ribu klik dari penjual trafik dewasa. Penjual itu di industri dikenal sebagai makelar trafik.

Studi ini menemukan bahwa mereka begitu mudah memanfaatkan investasi mereka untuk mendapatkan keuntungan tinggi. Caranya dengan memberikan layanan program afiliasi Pay-Per, di mana dalam satu kasus saja bisa menawarkan US$130 (Rp 1,2 juta) setiap 1000 install yang dapat memberikan kode pengganggu (malware, adware dan sebagainya).

Untuk menilai berapa banyak kode pengganggu yang telah masuk ke dalam browser pengguna melalui situs dewasa, Wondracek dan lainnya membangun web crawler untuk mendownload konten dari sekitar setengah juta URL yang menyebar di ribuan situs dewasa.

Mereka mendapat kejutan di mana 3,23% dari halaman ini ditemukan memicu perilaku berbahaya seperti eksekusi kode, perubahan registrasi atau eksekusi download.

Sebuah penjelasan dari rasio tinggi akan malware pada situs dewasa adalah sebagian besar disebabkan kurangnya aturan. Selain itu juga tindakan broker yang memindahkan trafik di antara situs dewasa.Berdasarkan analisis Wondracek, sistem ekonomi 9 dari 10 situs porno berupa situs gratis yang menampilkan gambar dan galeri video. Mereka menghasilkan uang dengan mengarahkan trafik ke situs berbayar atau situs lainnya. [ito]

sumber: inilah.com
Share on :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright Detektif Anda 2011