Senin, 21 Maret 2011

Victoria Cowie, gadis jenius pemilik IQ diatas Einstein

Setelah ber-abad lamanya, akhirnya IQ dengan angka tertinggi di dunia yang dimiliki oleh saudara angkat gw, yaitu Albert Einstein terpecahkan juga (saudara angkattt??!!*^%$#..iya diangkat terus dibanting ke lantai..gabrukkk ☺). Siapakah yang mempunyai nilai IQ diatas saudara angkat gw itu?? Dia adalah seorang gadis bernama Victoria Cowie, dan umurnya baru 11 tahun.


Dia memiliki kebiasaan yang lazim dilakukan oleh gadis-gadis sebayanya yaitu suka berenang, membaca buku dan mendengarkan musik, tapi yang membedakannya dia dengan gadis seusianya adalah dia memiliki tingkat kecerdasan (IQ) 162, lebih tinggi dari Albert Einstein, Stephen Hawking dan Bill Gates yang memiliki tingkat kecerdasan 160.

"Ketika menerima hasilnya, aku sungguh terkejut," kata Victoria seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (15/3). (sebenernya terkejutnya mirip-mirip sama gw juga prenz waktu nerima hasil test IQ, ngga nyangka karena angkanya cuma nyaris mau 3 digit doang☺)

"Meski senang dianggap cerdas, aku sungguh terbebani bila dibandingkan dengan para pemikir besar," katanya. (nah, ini juga mirip gw prenz, gw juga terbebani banget secara mental waktu nyokap gw ngebandingin gw sama sama si mahmud anaknya bang rojak tetangga gw yang blom lama masuk PNS..hikz..maafin daku ya nyak!)

Nah, Victoria melakukan tes IQ sebagai syarat untuk bergabung dalam kelompok Mensa. Hanya mereka memiliki kepintaran di atas rata-rata yang dapat bergabung di kelompok ini, yakni di atas 148. Di Inggris, hanya sekitar 1 persen anak yang memiliki tingkat IQ sangat tinggi. (jadi buat prenz, khususnya gw sendiri mendingan gabung ke grup yang lain aja deh supaya lebih suitable alias cocok, misalnya apa gitu yang ngga perlu mikir ☺)

Dengan hasil ini, Victoria melewati beberapa nama besar yang dikenal memiliki IQ super. Selain Einstein, Gates dan Hawking, Victoria juga melewati Sigmund Freud yang memiliki IQ 156, Napoleon Bonaparte yang memiliki IQ 145 dan Hillary Clinton memiliki IQ 140.

Dalam kesehariannya, Victoria yang tinggal di Wolverhampton, Inggris, sangat suka dengan puzzle dan semua hal yang berkaitan dengan pemecahan suatu masalah. Victoria juga senang menari dan bermain musik, seperti piano, cello dan saxophone. Dia memendam cita-cita ingin mengambil studi bidang sains, terutama biologi.

Ibu Victoria, Alison, 44, sangat bangga dengan anaknya. "Kami tahu dia anak yang cerdas, tapi kami tak menyangka dia akan bergabung di Mensa," katanya. Begitu juga dengan ayahnya, David, 42. "Kami berdua tidak ada yang bergabung dengan Mensa," kata David. "Maka ketika dia masuk kami terkejut dan bangga."

Share on :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright Detektif Anda 2011